Showing posts with label Surat. Show all posts
Showing posts with label Surat. Show all posts

Wednesday, February 4, 2015

#QuizDy: Dear Kamu

Februari itu identik dengan...CINTA jadi mari kita menyebarkan cinta ke seluruh dunia termasuk dunia fisik, ke para tokoh fiksi yang selama ini mewarnai imajinasi kita :) 

Udah kenal dengan Tasia, Aditya, Rani, Juna, Emma, Zee, Josh, juga sama Wira, Noura, Jiyad, Adhia dan Kalyan, kan? Well, setidaknya aku yakin kalian kenal dengan salah satu dari mereka. Atau mungkin kalian malah lebih ingat dengan Bee dan Honey, Illa atau malah Kinan? 

Siapa pun tokoh rekaan Dy yang paling kalian ingat dan sukai, ini kesempatan untuk menyampaikan perasaan cinta dan sayang kalian ke mereka dengan menuliskan surat cinta^^



Iyaaaa~ Dy ngadain  Dear, Kamu. Apa itu? Itu adalah lomba menulis surat cinta untuk tokoh fiksi DyBerikut ketentuan dan hadiahnya :) 

Ketentuan:
1. Tulis surat cinta untuk salah satu tokoh fiksi yang ada di novel atau novella Dy
2. Silakan posting surat cinta kalian di blog/notes Facebook kamu (jangan lupa di-public ya)
3. Sertakan banner Dear Kamu, ini untuk memastikan postingan kamu beneran diikut sertakan di #QuizDy ini ya^^ 
4. Share link tulisan kamu di twitter, sertakan tagar #QuizDy dan #DearKamu. Jangan lupa mention Dy ya^^ (Judul postingan, link, #QuizDy #DearKamu @dylunaly)
5. Like Facebok Page Dy Lunaly 
6. Tulis link blog/notes Facebook di kolom komen di bawah ini. (Sebagai tanda keikutsertaan kamu di lomba ini)
7. Sertakan foto selfie kamu bareng salah satu novel atau novella Dy :)
8. Periode lomba 4 Februari 2015 s.d 20 Februari 2015
9. Pengumuman maksimal seminggu sejak lomba berakhir

Hadiah: 
1. Masing-masing pemenang akan mendapatkan 1 pouch dari #Pampeliska senilai IDR 75K


2. Masing-masing pemenang akan mendapatkan paket buku bentang (#CrazyLove Stalking, 28 Detik dan Pre Wedding in Chaos, berttd penulisnya!)

Dy menunggu kiriman surat cinta kalian^^
Good luck, ready!



Sunday, November 25, 2012

Surat Untuk Wali Kelas 1 Saya

Selamat Pagi Ibu, 

Maafkan saya dengan ingatan yang serba terbatas ini. Saya melupakan nama Ibu tapi saya masih ingat rupa Ibu. dengan rambut berponi sebatas dagu dan selalu tersenyum. Senyuman yang dulu saya takuti, maklum dulu sosok Ibu berarti tugas dan tugas. 

Ada satu kejadian yang selalu saya ingat. Kali pertama Ibu memberikan tugas matematika untuk kelasku. Aku mendapatkan nilai 100 tapi bukan karena itu aku mengingatnya. Aku mengingatnya karena aku mengerjakannya di bagian belakang buku. Ya, aku terbalik mengira bagian depan dan belakang buku. Tapi engkau tidak memarahiku, tidak. Engkau hanya tersenyum mengusap kepalaku dan memintaku unuk membaca tulisanmu di bawah nilai tugasku. Pesan singkat yang dengan terbata aku baca dan aku ingat sampai sekarang. Pesan yang mengajarku untuk teliti dan lebih teliti lagi. 

Terima kasih untuk tidak memarahiku waktu itu. Terima kasih untuk memilih mengajarkan sesuatu hal kecil yang sering aku lupakan, teliti pada detail. Sekarang aku berhasil menyelesaikan kuliahku dan mengerjakan beberapa proyek karena pesan yang engkau tuliskan di bawah nilaiku. Teliti dan teliti. 

Terima kasih untuk perhatianmu Bu Guru. 

Dengan seluruh cinta untuk malaikat tanpa sayapku. 


DY

nb.
Anda pasti memafkanku yang memiliki keterbatasan memoi khan Bu?